Langsung ke konten utama

Wisata ke Jepang



WISATA KE JEPANG
Pada tanggal 19 Mei 2017 lalu saya dan keluarga saya pergi ke Jepang. Jepang terdiri dari 6.852 pulau dan menjadikannya sebagai negara kepulauan. Pulau-pulau utama dari utara ke selatan adalah Hokkaido, Honshu (pulau terbesar), Shikoku, dan Kyushu. Sekitar 97% wilayah daratan Jepang berada di keempat pulau terbesarnya. Sebagian besar pulau di Jepang bergunung-gunung, dan sebagian di antaranya merupakan gunung berapi. Gunung tertinggi di Jepang adalah Gunung Fuji yang merupakan sebuah gunung berapi. Penduduk Jepang berjumlah 128 juta orang, dan berada di peringkat ke-10 negara berpenduduk terbanyak di dunia. Tokyo secara de facto adalah ibu kota Jepang, dan berkedudukan sebagai sebuah prefektur. Tokyo Raya adalah sebutan untuk Tokyo dan beberapa kota yang berada di prefektur sekelilingnya. Sebagai daerah metropolitan terluas di dunia, Tokyo Raya berpenduduk lebih dari 30 juta orang.
Pada hari pertama saya di Jepang saya menginap di sebuah apartmen, yang terletak di kota Osaka. Kota disana sangat bagus dan terlihat orang-orang disana sopan-sopan. Berada di Negara jepang pertama kalinya bagi saya membuat saya sangat senang, disana terdapat banyak kuliner-kuliner di pinggir jalan atau bisa di bilang street food. Makanan yang paling sering saya beli disana adalah yakitori, rasanya sangat lezat. Yakitori adalah sate khas dari Jepang yang umumnya menggunakan daging ayam. Potongan daging, kulit, hati, jantung, dan hempela dipotong kecil ukuran sekali gigit, ditusuk dengan tusukan bambu, lalu dibakar dengan api arang atau gas. Satu tusuk Yakitori umumnya hanya berisi satu jenis bagian ayam, misalnya satu tusuk Yakitori yang terdiri dari 3 sampai 5 potongan daging ayam tidak pernah dicampur dengan potongan hati atau jantung. Selain kulinernya yang enak-enak, disana juga banyak sekali tempat wisata yang bagus-bagus.
Pada hari ke-2 saya dan keluarga saya pergi ke Universal Studio, yang tempatnya masih di Osaka. 

Di Universal Studio ini sangat ramai, kira-kira saya hanya menaiki 4 atau 5 wahana saja, karena 1 wahana saja mengantrinya sangat panjang. Di sana saya menaiki wahana yang bernama Harry Potter and the Forbidden Journey. Wahana yang menurut saya paling seru walaupun saya mengantri sangat lama. Intinya saat di Universal Studio ini saya dan keluarga saya sangat senang.

Di hari ke-3 saya pergi ke Tokyo. Tetapi sebelum saya ke Tokyo saya berhenti di Kyoto dulu karena ingin ke tempat yang bernama Fushimi Inari. Fushimi Inari adalah sebuah kuil di Kyoto yang terkenal dan sangat bagus untuk berwisata kesana.

Ini foto saya saat di Fushimi Inari, Kyoto.

 

Setelah saya selesai menghampiri tempat ini, saya langsung pergi lagi untuk ke Tokyo.

Sesampai di Tokyo saya menginap di apartmen sama seperti saat saya di Osaka. Hari pertama di Tokyo saya hanya jalan-jalan kecil saja, maksudnya saya hanya pergi ke tempat street foodnya. Hari kedua di Tokyo saya dan keluarga saya pergi ke gunung yang sangat terkenal yaitu gunung Fuji, yang letaknya berada di sebelah barat Tokyo.

   Ini foto saya saat berada di gunung Fuji.

 

Di gunung Fuji ini tempatnya dingin karena kita berada di daratan tinggi. Di sana saya sangat senang sekali karena pemandangan yang sangat indah dan gunung Fuji itu pun adalah tempat yang sangat terkanal dan di kenal semua orang. Selesai dari situ kami pun balik ke apartmen untuk istirahat.

Dua hari seterusnya kami hanya jalan-jalan di Tokyo. Salah satunya kami pergi ke tempat bernama Shibuyal. Di Shibuya ini ada patung yang bernama patung Hachiko, para wisatawan maupun orang-orang dari jepangnya sendiri banyak sekali yang ber foto-foto di samping patung itu.

Lalu hari terakhir pun tiba. Saya pulang dengan membawa oleh-oleh dari Jepang untuk teman-teman saya. Saya ingin kapan-kapan pergi ke Jepang lagi, karena Jepang adalah Negara yang sangat menarik.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Lagu dan Maknanya Ahmad Band – “Distorsi” (1998) Menjatuhkan—bukan tidak berdasarkan fakta—kalangan tua dan generasi muda sekaligus, namun tidak terdengar sekadar menceramahi? Mungkin hanya Ahmad Dhani yang bisa melakukannya. Dhani era dulu tentu saja, bukan sekarang yang lebih tergiur menjadi juri karena bayaran yang sangat mungkin melebihi gaji manggungnya.  "Yang muda mabuk, yang tua korup,"  lantun Dhani lewat "Distorsi", Dagunya terangkat, menganggap diri paling benar, dan kemudian melanjutkan nyanyian seraya membetulkan kerah:  "Jayalah negeri ini, jayalah negeri ini."

Parallel Computing

  Di komputer, komputasi paralel terkait erat dengan pemrosesan paralel (atau komputasi bersamaan). Ini adalah bentuk perhitungan di mana koneksi ("secara paralel") menggunakan beberapa CPU yang dilakukan secara bersamaan dengan sistem shared-memory untuk memecahkan masalah komputasi superkomputer.  Paralelisme adalah proses perhitungan besar, yang dapat dipecah menjadi beberapa proses yang dapat memproses secara mandiri dan yang hasilnya digabungkan setelah selesai. Paralelisme telah lama digunakan dalam superkomputer berkinerja tinggi. Pemrosesan paralel umumnya diimplementasikan dalam spektrum aplikasi yang luas yang membutuhkan kalkulasi dalam jumlah besar. Tujuan utama dari komputasi paralel adalah untuk meningkatkan daya komputasi yang tersedia untuk aplikasi penting Anda. Biasanya, infrastruktur ini adalah tempat himpunan prosesor hadir di server, atau server terpisah yang terhubung satu sama lain untuk menyelesaikan masalah komputasi. Dalam perangkat lunak komputer pa...

perbandingan antara penggunaan python, lua maupun ruby

Ruby dengan Ruby On Rails Dibuat pada tahun 1995, Ruby berorientasi pada objek dan dipengaruhi oleh bahasa seperti C ++, Perl, dan Java. Inilah tampilan Ruby, sebuah bahasa yang ideal untuk kolaborasi, kecepatan, dan bisnis yang menginginkan bahasa pemrograman yang berpikir secepat mereka berpikir. Lebih disukai untuk: Pengembangan web, pemrograman fungsional Paling pas digunakan untuk: Mendapatkan situs dan aplikasi yang padat traffic dan berjalan dengan cepat Filsafat: “Lakukan lebih banyak dengan lebih sedikit.” Kebebasan dan fleksibilitas pengembang, dan lebih dari satu cara untuk melakukan sesuatu yang diturunkan dari Perl. Karakteristik: Ekspresif, efisien, elegan, dan bertenaga. Rails memiliki “gems” – daftar kode terdedikasi yang memperlancar proses pengembangan. Aplikasi yang dibuat di Ruby: Basecamp, Hulu, Twitter (awalnya), GitHub, dan Airbnb Mengapa banyak developer menyukai Ruby: Pembuatan kode yang fleksibel dan kreatif, update yang sering, kebebasan dan...